Sabtu, 11 April 2015

Seni Memberdaya Diri 1: Meditasi untuk Manajemen Stres & Neo Zen Reiki untuk Kesehatan Jasmani dan Rohani

Buku  Anand Krishna - SEMEDI 1
Anand Krishna adalah warga negara Indonesia keturunan India, yang disebut sebagai “sang fenomenal” baik oleh orang yang mengkritiknya maupun yang bersimpati padanya. Para pengkritiknya bertanya-tanya, “Apa yang membuat ia begitu populer? Bukankah tak ada yang luar biasa darinya?” Sebaliknya mereka yang bersimpati pada Anand Krishna sungguh mengapresiasi tekadnya untuk menyebarkan kedamaian di antara kelompok masyarakat yang berbeda dan mengklaimkan: “Dia datang dari Sumber Segala Kebijaksanaan.”

Dalam 18 tahun terakhir, Anand Krishna telah berbicara pada jutaan orang lewat siaran televisi, dialog radio, pelatihan-pelatihan, buku-buku, wawancara surat kabar dan pelbagai artikel koran.

Sehat Dalam Sekejap

Buku Anand Krishna - Sehat Dalam Sekejap
Tubuh kita memiliki mekanisme alamiah yang luar biasa, bila kita kacaukan, akan menciptakan  sendiri pertahanannya terhadap berbagai gangguan dan penyakit. Tetapi, mekanisme alamiah itu sudah banyak terganggu  oleh pola makan, cara pandang, pembiasaan secara mental maupun emosional, serta pola hidup kita.

Anand Krishna akan membimbing Anda untuk mengembalikan mekanisme alamiah ini dengan Meditasi Dinamis Ananda(MeDiNa) sehingga Anda mampu meraih kembali kesehatan fisik, mental dan emosional Anda.


Dengan latihan-latihan praktis yang dipaparkan dengan ilustrasi jelas, anda akan mampu mengatasi gangguan mental seperti amarah dan kesal, duka dan murung, cemas dan gelisah, sampai yang berat-berat seperti, trauma, stres, depresi, bahkan keinginan untuk bunuh diri.

Selasa, 31 Maret 2015

LIVE YOGA – the Yoga Sutras of Patanjali for Modern Times

Aggression is the human race’s biggest failing and it ‘threatens to destroy us all’, Stephen Hawking has said, urging people to be more empathetic.” – Nick Clark | The Independent, UK | Thursday 19 February 2015.

We have been taught by our parents, our society, our educational institutions, and lately by the “professional” motivators, law-of-attraction pundits and etcetera to become aggressive.